Minggu, 12 Juni 2016



          SUKSES TERBESAR  DALAM HIDUPKU
      Setiap orang pasti ingin menjadi sukses begitupun dengan saya. Tetapi menjadi sukses itu tidak gampang kita harus bekerja keras untuk bisa menjadi sukses dan kita harus mampu bersaing dengan orang banyak yang mempunyai kualitas yang bagus. Sejak dibangku sekolah dasar (SD) saya tidak memiliki prestasi apa-apa. Walau pun demikian saya tidak pernah tinggal kelas. Saya selalu berada pada posisi 10 besar dalam kelas. Memang hanya demikian kemampuan yang saya miliki namun hal itu cukup membahagiakan saya.
         Dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya sedikit mengalami kemajuan dalam bidang akademik. Posisi rangking sudah menduduki rangking 3 dalam kelas ketika menerima rapor kenaikan kelas II. Hal ini cukup membahagiakan saya. Saya bersekolah di SMP Negeri 3 Kupang Timur. Ketika naik ke kelas III SMP, saya mengalami prestasi yang belum pernah saya raih dibangku sekolah Dasar yakni saya diumumkan mendapat rangking I dalam kelas saya. Hati saya  sangat bahagia saat itu.   Saya semakin dipacu untuk lebih tekun lagi dalam hal belajar. Tentunya sambil membantu pekerjaan di rumah, sampai saya dinyatakan lulus ujian nasional (UN) SMP pada Tahun 2010.
         Ketika tamat dari SMP saya memutuskan untuk memilih  sekolah menengah umum. Kebetulan di dekat rumah saya ada sebuah SMA Negeri, maka saya  memilih untuk mendaftarkan diri di sekolah tersebut.  Nama sekolah tersebut adalah SMA Negeri 2 Kupang Timur. Selain  dekat dengan rumah, juga  membantu meringankan orang tua dalam hal  mengurangi uang transport.  Karena saya pergi ke sekolah  hanya jalan kaki saja. Jarak dari rumah ke sekolah hanya 100 meter.
          Ketika di SMA Negeri 2 Kupang Timur, saya duduk di Kelas XA. Jumlah kami  30 orang.  Saat pembagian  rapor semester I saya berada pada posisi ke 3 dari 30 siswa. Walau demikian, saya tetap senang. Demikianpun ketika menerima Rapor Kenaikan kelas, saya tetap berada pada posisi tiga besar. Dan saya memilih jurusan IPA, karena semua mata pelajaran  Jurusan IPA (Matematika, Fisika, Biologi, dan  Kimia) dinyatakan  tuntas.
            Ketika naik ke kelas XI IPA, banyak tantangan yang saya alami.  Oleh karena guru mata pelajaran jurusan, selalu menekankan kami untuk berupaya agar mata pelajaran jurusan tidak boleh memiliki nilai dibawah KKM. Jika memiliki nilai dibawah KKM atau dinyatakan tidak tuntas, maka bisa terancam tidak naik kelas. Didorong oleh pernyataan tersebut, maka kami selalu berupaya untuk memperoleh nilai yang baik sehingga tidak dinyatakan sebagai siswa yang memiliki nilai mata pelajaran jurusan yang tidak tuntas.  Setiap siswa berlomba untuk mendapat nilai yang baik.
          Itupun yang saya lakukan ketika berada di bangku SMA. Terutama ketika saya terpilh untuk mewakili sekolah mengikuti lomba olimpiade  Sains di tingkat Kabupaten Kupang. Saya terpilih untuk mengikuti lomba Sains AStronomi. Saya harus bekerja keras untuk bisa mengikuti lomba olimpiade sains dibidang astronomi ditingkat antar-sekolah disana saya bersaing dengan siswa/siswi dari berbagai SMA yang ada tersebar di wilayah Kabupaten Kupang. Alhasil, saya berhasil menduduki  rangking I tingkat Kabupaten Kupang. Dengan demikian, saya mewakili Kabupaten Kupang untuk mengikuti lomba olimpiade sains tingkat Provinsi di Kupang. Walaupun tidak mendapat rangking satu, namun hal ini sangat membanggkan saya dan keluarga. Pulang kegiatan, kami mendapat hadiah yang menggembirakan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar